Pantangan Makanan dan Minuman untuk Ibu Menyusui

 Sebagian besar wanita beranggapan bahwa tidak ada makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu menyusui. Mereka bebas mengonsumsi makanan yang disukai, agar bayi dapat menikmati berbagai rasa ASI. hal ini tentu saja tidak salah, namun tahukan Anda dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang beraroma kuat dapat mengubah rasa susu?



Faktanya, makanan dan minuman yang beraroma kuat ini akan berada dalam cairan ketuban selama kehamilan, dan janin telah menelan cukup banyak cairan ketuban sebelum lahir. Jadi saat lahir dan merasakan ASI dari sumber makanan yang beraroma kuat, bayi menjadi terbiasa. Dari segi kedokteran, tidak ada makanan yang dilarang untuk ibu menyusui. Meski demikian, pernahkah mendapati bayi rewel setelah minum ASI, dan kejadiannya berulang ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu? Berikut ini jenis makanan dan minuman yang jika dikonsumsi ibu menyusui, berpotensi membuat bayi rewel.

  1. Alkohol

Bayi bisa terpapar alkohol saat mendapat asupan ASI yang memang mengandung alkohol. Kondisi ini bisa memengaruhi perkembangan neurologinya.Anda diperbolehkan mengonsumsi alkohol sesekali. Memang, sebuah penelitian mengungkapkan, konsumsi alkohol dua kali sepekan dalam batas wajar, tidak akan berdampak buruk pada bayi. Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi alkohol.

  1. Kopi

Mengapa ibu menyusui sebaiknya menghindari konsumsi kopi? Sebab kopi (seperti halnya teh, minuman bersoda, serta minuman berenergi), mengandung kafeina, yang bisa masuk pada ASI. Seperti halnya orang dewasa, bayi pun tidak dapat mengeluarkan kafeina dari dalam tubuh secara efisien. Akibatnya, tumpukan kafeina pada tubuh bayi pada akhirnya berisiko menimbulkan iritasi, rasa gelisah, serta sulit tidur.

  1. Ikan tinggi merkuri

ASI bisa mengandung merkuri jika selama masa menyusui, ibu mengonsumsi ikan dengan merkuri yang tinggi. ASI dengan merkuri yang tinggi, bisa memengaruhi perkembangan neurologi bayi.Batasi konsumsi ikan, termasuk tuna kalengan, hanya dua porsi per minggu. Tujuannya, untuk menghindari ikan yang mengandung banyak merkuri.

  1. Buah yang asam

ASI bisa mengandung merkuri jika selama masa menyusui, ibu mengonsumsi ikan dengan merkuri yang tinggi. ASI dengan merkuri yang tinggi, bisa memengaruhi perkembangan neurologi bayi.Batasi konsumsi ikan, termasuk tuna kalengan, hanya dua porsi per minggu. Tujuannya, untuk menghindari ikan yang mengandung banyak merkuri.

  1. Kacang-kacangan

Jika memiliki anggota keluarga dengan riwayat alergi kacang, maka Anda disarankan untuk menghindarinya hingga bayi disapih. Sebab, protein alergen pada kacang, bisa masuk ke ASI, yang kemudian berpindah pada bayi. Jika alergi terhadap kacang, bayi pun bisa mengalami ruam, gatal-gatal, serta mengi.

  1. Cokelat

Mengapa cokelat tidak disarankan bagi ibu menyusui? Sebab, cokelat mengandung banyak teobromin, yang memiliki efek serupa kafeina. Jika bayi menjadi lebih rewel setelah Anda mengonsumsi cokelat, maka ada baiknya untuk mengurangi konsumsinya. Jika seorang ibu menyusui mengonsumsi lebih dari 750 mg kafeina atau teobromin per hari, bayi dapat menjadi rewel, susah tidur, dan menunjukkan perilaku tidak menentu.

Untuk yang sedang menjalankan program diet, Anda bisa berkonsultasi secara langsung dengan ahli gizi atau cek artikel SehatQ.com untuk cari tahu tips seputar kehamilan. Hal ini dilakukan untuk menghindari makanan dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi (misalnya, jika Anda sama sekali tidak mengonsumsi semua produk susu). Anda juga bisa menanyakan makanan pengganti lain atau mengonsumsi suplemen nutrisi. 


Pantangan Makanan dan Minuman untuk Ibu Menyusui Pantangan Makanan dan Minuman untuk Ibu Menyusui Reviewed by Anonymous on October 22, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.