Ini Dia, Manfaat Aromaterapi yang Lagi Booming!

 


Akhir-akhir ini, aromaterapi telah banyak mendapat perhatian banyak orang, karena dapat bermanfaat dalam banyak hal, mulai dari sakit kepala, susah tidur, hingga sakit tenggorokan. Terlebih lagi, di tengah pandemi ini, orang-orang cenderung lebih mudah stres karena tidak bisa pergi berlibur dengan bebas untuk refreshing. Nah, manfaat aromaterapi juga dapat membuat Anda jauh lebih rileks dan merasa nyaman setiap hari. Anda akan merasakan dampak positif lainnya dari aromaterapi bagi kesehatan dan kesejahteraan selama digunakan dengan cara yang aman.

 

Mengenal aromaterapi

Aromaterapi atau disebut juga dengan terapi minyak esensial merupakan rangkaian terapi tradisional, alternatif, atau pelengkap yang menggunakan minyak esensial dan senyawa tanaman aromatik lainnya. Minyak esensial pada dasarnya terbuat dari ekstrak tumbuhan dengan cara mengukus atau menekan berbagai bagian tanaman (bunga, kulit kayu, daun, atau buah) untuk menangkap senyawa yang menghasilkan aroma.

The National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) mendefinisikan aromaterapi sebagai terapeutik atau penggunaan obat dari zat aromatik (minyak esensial) untuk penyembuhan secara holistik. Sementara itu, International Standards Organization (ISO) mendefinisikan minyak esensial sebagai hasil olahan dari bahan mentah nabati, baik dengan cara distilasi dengan air atau uap, atau dari epicarp buah jeruk dengan proses mekanis.

Manfaat aromaterapi yang diyakini hingga saat ini sangat banyak, termasuk sebagai antivirus, nematisida, antijamur, insektisida, dan antioksidan. Selain dihirup aromanya, aromaterapi juga dapat digunakan secara topikal, termasuk krim dan losion.

Namun, Anda juga harus menyadari bahwa sekalipun itu produk alami, tetapi tetap penyusunnya senyawa kimia. Artinya, risiko yang buruk juga dapat terjadi jika digunakan dengan cara yang salah. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengikuti saran dari profesional terlatih saat menggunakan terapi minyak esensial.

 

Ragam manfaat aromaterapi

Aromaterapi adalah terapi pelengkap, bukan sebagai obat untuk penyakit, tetapi dapat mendukung pengobatan konvensional dalam berbagai kondisi. Manfaat aromaterapi telah terbukti dapat mengurangi:

·       Mual.

·       Nyeri dan pegal-pegal.

·       Kecemasan, agitasi, stres, dan depresi.

·       Kelelahan dan insomnia.

·       Nyeri otot.

·       Sakit kepala.

·       Gangguan sirkulasi darah.

·       Gangguan menstruasi.

·       Gejala menopause.

·       Alopecia atau rambut rontok.

 

Manfaat aromaterapi lainnya mungkin Anda dapatkan adalah:

·       Mengatasi beberapa jenis psoriasis, tetapi tetap harus berdasarkan saran profesional terkait cara penggunaan dan aplikasinya.

·       Mengatasi masalah pencernaan terutama aromaterapi dari minyak peppermint, tetapi tidak digunakan secara oral.

·       Meredakan sakit gigi dan sariawan dengan aromaterapi dari minyak cengkih, tapi sebaiknya hanya dioleskan saja dan tidak ditelan.

·       Mengurangi rasa sakit pada penderita osteoartritis lutut.

·       Meningkatkan kualitas hidup penderita demensia.

·       Mengurangi rasa sakit bagi penderita batu ginjal.

 

Cara menggunakan aromaterapi

Minyak esensial yang digunakan dalam aromaterapi adalah hasil ekstrak dari berbagai bagian tanaman dan kemudian disuling. Hasilnya berupa minyak yang sangat pekat dan dapat dihirup secara langsung, tidak langsung (seperti menggunakan humidifier), atau dioleskan ke kulit melalui krim pijat, lotion, atau garam mandi.

Beberapa produsen minyak esensial memiliki minyak yang dapat dikonsumsi secara oral, tetapi penelitian tentang penggunaan aromaterapi dengan cara ini sangat terbatas dan lembaga resmi Food and Drug Administration di Amerika pun tidak mengatur hal ini. Jadi, sebaiknya Anda perlu berhati-hati menggunakannya dengan cara yang kurang tepat.

Adakah efek sampingnya? Tentu, terutama jika digunakan dengan cara yang salah. Efek samping aromaterapi terjadi akibat reaksi seseorang terhadap minyak esensial di dalamnya, termasuk reaksi alergi, iritasi kulit, dan sensitivitas terhadap sinar matahari. Selain itu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan terkait cara kerja minyak esensial pada anak-anak dan wanita hamil atau menyusui, serta interaksinya dengan obat-obatan dan perawatan medis lainnya.

Catatan dari SehatQ

Jadi ingatlah, meskipun banyak manfaat aromaterapi yang sangat baik untuk kesehatan, tetapi tidak semuanya terbukti secara ilmiah. Hal ini karena studi terkait manfaat aromaterapi untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh masih terbatas dan diperlukan lebih banyak penelitian lagi. Jika Anda sedang mempertimbangkan aromaterapi, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli aromaterapi terlatih tentang manfaat aromaterapi dan kemungkinan risikonya yang dapat terjadi.

Ini Dia, Manfaat Aromaterapi yang Lagi Booming!  Ini Dia, Manfaat Aromaterapi yang Lagi Booming! Reviewed by SehatQ on October 25, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.