Pernahkan Anda mendengar tentang mitosis atau meiosis? Apa perbedaan mitosis dan meiosis? Mitosis dan meiosis adalah pembelahan sel. Jadi, supaya tubuh dapat berfungsi secara normal, sel-sel di tubuh harus melakukan regenerasi dengan membelah diri. Nah, cara membelah diri sel tersebut dengan cara mitosis dan meiosis.
Kedua hal tersebut adalah sama-sama tipe pembelahan sel yang terjadi di dalam tubuh. Jadi, biasanya sel tersebut membelah diri untuk menggantikan sel-sel sebelumnya yang telah rusak atau tua akibat tubuh mengalami cedera atau sakit tertentu.
Perbedaan mitosis dan meiosis
Mitosis dan meiosis memiliki beberapa kesamaan, namun prosesnya juga memiliki perbedaan yang berbeda. Perbedaan utama dari keduanya terletak apda sel yang dihasilkan dari pembelahan tersebut.
Mitosis:
Melibatkan satu kali pembelahan sel
Tujuannya untuk memperbanyak sel
Menghasilkan dua sel anak
Hasil dalam diploid sel anak (kromosom tetap sama dengan sel induk)
Sel anak perempuan secara genetik identik
Terjadi di semua organisme kecuali virus
Menciptakan semua sel tubuh (somatik) selain dari sel germinal (telur dan sperma)
Profase jauh lebih pendek
Tidak ada rekombinasi/penyebrangan yang terjadi dalam profase
Dalam metafase, kromosom individu (pasangan kromatid) berbaris di sepanjang ekuator
Selama anafase kromatid saudara dipisahkan ke kutub yang berlawanan
Selain pertumbuhan, penting juga untuk meregenaris sel-sel yang rusak dan hilang. Misalnya, jaringan yang rusak dapat diperbaiki dengan mitosis melalui produksi yang baru (yaitu jaringan parut). Menariknya, beberapa organisme memanfaatkan mitosis untuk menggantikan seluruh bagian tubuh.
Mitosis terjadi pada sel somatik, tujuan utama mitosis adalah memfasilitasi, perbaikan, dan pergantiaan. Karena mitosis melibatkan pembelahan sel somatik, maka sangat diperlukan untuk menghasilkan lebih banyak sel terutama pada tahap awal perkembangan.
Meiosis:
Melibatkan dua pembelahan sel yang berurutan
Tidak ada perbanyak sel yang terlibat
Menghasilkan empat anak sel
Hasil dalam haploid, sel anak (jumlah kromosom dibelah dua dari sel induk)
Sel anak perempuan berbeda secara genetik
Terjadi hanya pada hewan, tumbuhan dan jamur
Menciptakan hanya sel germinal (telur dan sperma)
Profase I membutuhkan waktu lebih lama
Melibatkan metafase I, kromatid saudari bergerak bersama ke kutub yang sama
Selama anafase II, kromatid saudara dipisahkan ke kutub yang berlawanan
Meiosis hanya terjadi pada sel kelamin organisme hidup sebagai cara untuk mempertahankan jumlah kromosom keturunan. Karena pembuahan melibatkan fungsi sel untuk menghasilkan sel baru, jumlah sel dalam gamet harus diatur untuk menghindari cacat genetik.
Fungsi lain dari meiosis adalah memlihara keragaman genetik yang menjadi landasan proses seleksi alam. Tanpanya, pelestarian spesies tidak akan mungkin terjadi.
Selain memiliki perbedaan, mitosis dan meiosis memiliki persamaan. Nah, berikut beberapa persamaan antara mitosis dan meiosis.
Mitosis dan meiosis sama-sama memiliki sel induk diploid
Sama-sama terdiri dari interfase, profase, anafase, dan telophase. Namun meiosis semua fase ini terjadi dua kali
Sama-sama dalam metafase, kromosom individu (pasangan kromatid) berbaris di sepanjang ekuator
Sama-sama selama anafase kromatid saudara dipisahkan ke kutub yang berlawanan, sedangkan meiosis terjadi pada anafase II
Sama-sama berakhir dengan sitokinesis.
Jadi, perbedaan mitosis dan meiosis adalah pembelahan sel. Sel-sel tersebut membelah dan berkembang biak dalam dua cara, yaitu mitosis dan meiosis. Mitosis menghasilkan dua sel anak yang identik, sedangkan meiosis menghasilkan empat sel kelamin.
No comments: