Seperti halnya makan, minum, tidur, dan sejenisnya, seks juga merupakan kebutuhan biologis seorang manusia. Oleh karenanya pada beberapa orang, kehidupan seksual menjadi sesuatu yang penting. Namun, mekanisme alamiah tubuh manusia seperti menciptakan batas untuk itu, salah satunya adalah menopause. Banyak yang beranggapan bahwa menopause merupakan akhir dari aktivitas seorang manusia yang penuh gairah itu. Akan tetapi, tahukah Anda jika pada kenyataannya menopause bukan berarti Anda tak bisa lagi mendapatkan seks yang berkualitas seperti sebelum-sebelumnya?
Yang harus diluruskan adalah; menopause hanyalah suatu kondisi di mana seorang wanita tak dapat lagi mengalami menstruasi. Sudah barang tentu ketika masa menopause tiba, seorang wanita tak bisa mengandung kembali. Sederhananya, menopause adalah tanda dari berakhirnya mekanisme reproduksi seorang wanita.
Dengan begitu, artinya aktivitas seksual masih dapat Anda lakukan bersama pasangan. Meski pada kenyataannya menopause membuat organ reproduksi wanita dan beberapa hormon mengalami sedikit perubahan, tetapi kualitas dari tiap aktivitas seksual masih bisa Anda dapatkan, kok. Malah, ada opini tidak populer yang mengatakan bahwa seks ketika sudah menopause jauh lebih menyenangkan. Ada pula yang meyakini jika wanita yang telah menopause jauh lebih mudah mendapat klimaks atau orgasme saat bercinta.
Namun, untuk menggapai kondisi tersebut, Anda harus melakukan beragam penyesuaian. Untuk itu, Anda harus tahu dan paham dahulu bagaimana cara mendapatkan kualitas seksual saat telah menopause. Nah, di bawah ini ada beragam cara, teknik, dan panduan agar Anda dan pasangan tetap dapat mendapat kenikmatan seksual meski telah mengalami menopause.
- Selalu Awali dengan “Pemanasan”
Pemanasan sebelum melakukan hubungan seksual alias foreplay yang cukup dan berkualitas amat penting dilakukan sebelum memulai penetrasi. Pasalnya, vagina seorang wanita yang telah menopause cenderung “kering”. Apabila tak melakukan foreplay yang cukup, dikhawatirkan aktivitas seksual Anda akan menyakitkan si wanita.
Foreplay terbukti ampuh meningkatkan gairah dan membangun relasi yang baik sebelum melakukan hubungan seksual. Selain itu, foreplay yang cukup dan berkualitas akan merangsang vagina memproduksi cairan pelumas. Hal ini pada akhirnya akan membuat hubungan seksual menjadi semakin nikmat.
- Jangan Sungkan Gunakan Pelumas
Jika vagina pada wanita menopause benar-benar tak mampu memproduksi cairan pelumas, cara terakhir yang bisa dijadikan solusi adalah dengan menggunakan gel pelumas.
Akan tetapi, Anda wajib memilih pelumas yang aman, berkualitas, dan teruji secara klinis. Hindari pelumas yang tidak jelas asal-usulnya, guna mencegah terjadinya infeksi pada organ intim.
- Mulai Perbanyak Olahraga
Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, berolahraga pun merupakan salah satu cara yang ampuh untuk meningkatkan gairah seks. Hal ini telah dikonfirmasi oleh dunia medis. Pasalnya, banyak berolahraga merupakan jalan terbaik yang bisa dilakukan demi meningkatkan libido. Olahraga yang teratur diimbangi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta istirahat yang cukup, tentu merupakan kunci agar gairah seksualitas tetap terjaga di masa-masa menopause.
- Jangan Malu dan Menutup Diri
Dengan berbagai perubahan yang terjadi saat menopause, mungkin membuat Anda merasa malu saat berhubungan seks. Namun, jangan malu karena malu hanya akan membuat pasangan Anda tidak nyaman dengan saat berhubungan seks. Diskusi atau membicarakan apa yang Anda inginkan dan membuat nyaman amat membantu selama aktivitas seks berlangung. Pasalnya dengan berdiskusi, permasalahan Anda akan ditemukan solusinya.
- Terus Eksplorasi dan Coba Sesuatu yang Baru
Tak ada salahnya tetap bereksplorasi pada setiap aktivitas seksual Anda. Mencoba sesuatu yang baru mungkin dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan membuat seks menjadi lebih menyenangkan.
Anda bisa mencoba beragam posisi baru, dan sebagainya. Dengan eksplorasi, mungkin Anda akan mendapat kenyamanan dan kenikmatan baru.
- Tetap Jaga Intensitas
Berhubungan seks saat menopause secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga gairah seksual Anda dan menjaga bentuk vagina Anda. Vagina Anda bisa lebih sempit jika Anda tidak aktif secara seksual. Jadi, walaupun Anda sudah menopause, Anda tetap perlu melakukan hubungan seksual secara rutin.
Meski berhubungan seks saat menopause akan berbeda ketika Anda belum menopause, bukan berarti Anda dan pasangan menyudahi serta melupakan aktivitas itu selama-lamanya. Seks adalah salah satu kunci eratnya hubungan dan keharmonisan rumah tangga, meski bukan satu-satunya. Namun, ada baiknya tetap upayakan hal ini agar kehidupan rumah tangga Anda tetap berbunga-bunga.
Jangan Khawatir, Kehidupan Seks Menopause Bisa Tetap Berkualitas
Reviewed by Anonymous
on
January 02, 2020
Rating:

No comments: