Vaksin
tetanus atau biasa dikenal dengan imunisasi TT (Tetanus Toxoid) merupakan salah
satu daftar vaksin yang wajib dilakukan di Indonesia. Malahan, imunisasi ini
sangat dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia atau WHO. Lalu, apa
sebenarnya manfaat imunisasi TT? Siapa yang wajib mendapatkannya?
Vaksin
tetanus diberikan untuk mencegah risiko penyakit tetanus, yaitu kondisi yang
menyebabkan kaku dan tegang di seluruh tubuh. Tetanus terjadi karena infeksi
kuman dan menyebabkan gejala yang menyakitkan, bahkan bisa mengakibatkan
kematian. Biar lebih jelas, berikut penjelasan mengenai manfaat imunisasi TT
dan siapa saja yang wajib mendapatkannya.
Manfaat
vaksin tetanus
Vaksin
tetanus diberikan untuk mencegah dan menurunkan risiko seseorang tertular
penyakit tetanus. Vaksin ini disarankan untuk diberikan secara rutin kepada
orang dewasa maupun anak-anak, termasuk bayi baru lahir. Vaksin tetanus
diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Clostridium tetani yang menghasilkan
racun dan menyebabkan kekakuan otot.
Karena
itu, gejala utama dari penyakit ini adalah kaku otot dan tegang di seluruh
tubuh. Infeksi tetanus sama sekali tidak boleh dianggap sepele, karena bisa
memicu gangguan kesehatan serius, hingga berujung pada kematian. Bakteri
penyebab penyakit ini umumnya ditemukan di tanah atau lumpur dan bisa masuk ke
tubuh melalui luka atau area terbuka di kulit.
Bakteri
penyebab tetanus juga bisa ditemukan pada kotoran hewan atau manusia. Tetanus
ditandai dengan kaku dan tegang di seluruh tubuh. Gejala yang muncul bisa
sangat menyakitkan dan biasanya akan muncul dalam 4–21 hari setelah infeksi
terjadi. Kuman bisa masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka yang ada di
kulit.
Penyakit
ini sebenarnya jarang terjadi. Namun, selalu waspada dan segera temui dokter
jika mengalami gejala tetanus, seperti demam, pusing, jantung berdebar, serta
keluar keringat berlebih. Waspadai jika muncul gejala khas tetanus, seperti
tegang dan kaku pada otot, termasuk otot rahang, otot leher, dan otot perut.
Kondisi ini juga bisa menyebabkan pengidapnya sulit menelan dan kesulitan
bernapas.
Pada
beberapa kasus, infeksi tetanus juga bisa menyerang bayi yang baru lahir.
Tetanus pada bayi baru lahir terjadi akibat perawatan tali pusar yang tidak
dilakukan dengan benar. Infeksi berisiko muncul akibat pemotongan tali pusar
menggunakan alat yang tidak steril. Selain itu, faktor penularan tetanus pada
bayi juga meningkat jika sang ibu tidak atau belum mendapat vaksin sebelumnya.
Risiko
infeksi tetanus menjadi lebih tinggi pada orang yang belum pernah atau tidak
mendapat vaksin tetanus secara lengkap. Ibu hamil yang tidak mendapat vaksin TT
juga berisiko tinggi menularkan penyakit ini pada bayi yang dilahirkan.
Maka
dari itu, sangat penting untuk mendapat vaksin tetanus secara lengkap dan
rutin. Vaksin juha bisa diberikan pada bayi yang mencapai usia dua bulan. Kabar
buruknya, infeksi tetanus bisa terjadi lebih dari satu kali. Artinya, pernah
mengalami infeksi tidak membuat seseorang menjadi kebal. Agar selalu
terlindungi, pastikan untuk melengkapi rangkaian periode imunisasi pada
keluarga.
Demikian
penjelasan mengenai manfaat imunisasi TT atau vaksin tetanus. Jika dilihat
lebih detail, memang vaksin ini sangat penting dilakukan. Sebab, dapat
menghindarkanmu dari kondisi tetanus yang terjadi. Nah, bagi yang belum
melakukan vaksin tetanus ini, lebih baik cobalah berkonsultasi dengan dokter
atau pihak yang berwenang. Dengan begitu kamu bisa lebih paham dan tahu apa
yang harus dilakukan. Selain itu, kamu juga ke depannya dapat terhindar dari
kondisi tetanus karena sudah mendapatkan bekal yang baik dari ahlinya.

No comments: