Jamur truffle
merupakan salah satu jamur yang dikenal di seluruh dunia karena rasanya yang
unik serta harganya yang mahal. Berbeda dengan jamur pada umumnya, jamur ini
cukup sulit didapatkan karena ada pada akar pohon yang tertanam sekitar 5-10 cm
di bawah tanah.
![]() |
| Jamur Truffle |
Untuk bisa
mendapatkan jamur ini, Anda perlu memiliki keterampilan khusus. Biasanya, jamur
truffle bisa dideteksi dengan alat khusus atau dengan memanfaatkan penciuman
dari anjing yang sudah terlatih.
Karena hal
inilah, truffle menjadi salah satu jenis jamur yang cukup mahal. Selain itu,
jamur ini juga kaya akan manfaat, seperti berfungsi sebagai antioksidan,
melawan sel kanker, meredakan peradangan, dan lain sebagainya.
Jenis-jenis
jamur truffle
Meski truffle
dikategorikan sebagai jamur, bentuk dari truffle sangat berbeda dengan jamur
pada umumnya. Jamur ini memiliki tekstur yang menyerupai kentang, dengan
permukaan yang keras dan bersisik.
Terdapat lebih
dari 100 jenis jamur truffle yang berbeda-beda. Akan tetapi, hanya 10
diantaranya yang digunakan sebagai bahan pada makanan. Dari 10 jenis jamur
tersebut, ada 2 macam truffle yang paling umum dijual dan ditambahkan ke dalam
makanan, yaitu:
·
Truffle hitam
Truffle yang satu ini tumbuh pada cuaca dingin, seperti pada bulan
September hingga Desember. Biasanya, truffle hitam ditemukan pada akar dari
pohon oak. Truffle hitam banyak ditemukan di Perancis dan juga lebih banyak
digunakan pada bahan masakan khas Perancis.
·
Truffle putih
Jamur truffle putih awalnya tumbuh di kawasan pedesaan di Italia. Tidak
seperti truffle hitam, truffle jenis ini bisa ditemukan pada akar pohon oak,
poplar, dan hazel. Biasanya, truffle putih tumbuh pada musim dingin dan juga
musim gugur. Dibandingkan dengan jenis-jenis truffle lainnya, truffle ini
menjadi truffle yang dijual dengan harga paling mahal.
Setiap jenis
jamur truffle memiliki rasa dan aroma yang berbeda-beda. Untuk bisa
menggambarkannya, Anda perlu mencoba sendiri jamur tersebut.
Nutrisi
pada jamur truffle
Menurut
penelitian, jamur truffle mengandung berbagai jenis nutrisi di dalamnya,
seperti karbohidrat, serat, dan lemak jenuh serta lemak tidak jenuh. Selain
itu, jamur ini juga memiliki nutrisi mikro seperti vitamin C, magnesium,
natrium, kalsium, dan zat besi.
Setiap jenis
truffle memiliki level kandungan yang berbeda-beda. Namun, secara garis besar,
nutrisi pada satu porsi truffle hitam yang telah dilarutkan dalam air dan garam
mengandung:
·
Kalori: 10
·
Serat: 2 gram
·
Protein: 2 gram
·
Karbohidrat: 0 gram
·
Lemak: 0 gram
Selain itu,
truffle juga memiliki fungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas
dan mencegah kerusakan sel. Fungsi ini juga berperan untuk menurukan resiko
penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, peradangan, dan kanker. Antioksidan
pada truffle terdiri atas vitamin C, likopen, dan asam galat.
Baik truffle
putih maupun truffle hitam sama-sama bisa melawan pertumbuhan sel kanker.
Secara khusus, konsumsi truffle terbukti mengurangi perkembangan sel kanker
pada hati, paru-paru, usus besar, serviks, dan payudara. Akan tetapi, tidak
semua jenis kanker bisa diatasi dengan konsumsi jamur truffle.
Truffle juga
memiliki berbagai kandungan yang bisa membantu untuk melawan peradangan.
Peradangan biasanya terjadi sebagai bentuk dari upaya sistem kekebalan tubuh
untuk melawan infeksi dari bakteri. Apabila dibiarkan terlalu lama, peradangan
ini bisa membawa dampak berbahaya bagi tubuh.
Dengan mengonsumsi jamur truffle, kinerja enzim yang
mendukung peradangan akan terhambat dan peradangan pun bisa mereda. Selain itu,
truffle juga bisa mendukung kinerja sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.
Mengenal Jenis dan Nutrisi Jamur Truffle yang Mahal
Reviewed by Anonymous
on
July 22, 2020
Rating:

No comments: