Paru-paru
basah adalah kondisi ketika area di antara paru-paru dan rongga dada terisi
cairan yang berlebih. Berbagai penyakit dan kondisi medis bisa jadi penyebab paru-paru basah. Gagal jantung kongestif
menjadi salah satu kondisi yang cukup sering mengakibatkan paru-paru basah.
Istilah
medis paru-paru basah adalah efusi pleura. Pleura merupakan lapisan yang
menyelubungi bagian luar paru-paru dan bagian dalam rongga dada. Pada rongga
pleura selalu ada sedikit cairan, banyaknya kira-kira tiga sampai empat sendok
teh, yang berfungsi sebagai pelumas saat paru-paru mengembang dan mengempis.
Gagal
jantung kongestif adalah kondisi kronis yang progresif memengaruhi kemampuan
otot jantung memompa darah. Pada tahap otot jantung sudah tak kuat lagi memompa
darah maka terjadi penumpukan cairan di sekitar jantung. Penumpukan cairan
kemudian menekan pembuluh darah kecil di paru-paru sampai pembuluh darah merembeskan
cairan ke rongga pleura dan menyebabkan paru-paru basah.
Ketika
terjadi paru-paru basah, penderitanya akan merasakan gejala-gejala berupa sakit
dada, batuk kering, demam, sesak nafas yang makin terasa saat berbaring, nafas
pendek, serig cegukan dan lekas lelah saat melakukan aktivitas fisik.
Gagal jantung sebagai penyebab paru-paru basah akan
menimbulkan jenis paru-paru basah transudatif. Pada jenis ini, kelebihan
cairannya berupa jenis cairan yang normalnya ada di rongga pleura. Jika
kelebihan cairan tidak terlalu banyak, biasanya tidak perlu dikeluarkan dan
akan berangsur normal dengan sendirinya. Sedangkan bila kelebihan cairan cukup
banyak, dokter biasanya akan meresepkan obat diuretic pada penderita gagal
jantung kongestif.
Selain
gagal jantung kongestif, penyakit-penyakit lain yang juga sering jadi penyebab
paru-paru basah adalah penyakit infeksi paru-paru seperti pneumonia. Orang awam
sering menganggap bahwa paru-paru basah sama dengan pneumonia, padahal
pneumonia adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kondisi paru-paru
basah. Tuberkulosis, kanker paru-paru, penyakit ginjal, penyakit liver dan
penyakit autoimun juga bisa menjadi penyebab paru-paru basah.
Sebelum
dokter menentukan pengobatan yang sesuai, pemeriksaan yang biasanya dilakukan
untuk memastikan paru-paru basah adalah rontgen dada, CT scan dan USG.
Gagal Jantung yang Sering Jadi Penyebab Paru-paru Basah
Reviewed by SehatQ
on
September 26, 2019
Rating:
Reviewed by SehatQ
on
September 26, 2019
Rating:

No comments: