Generalized Anxiety Disorder merupakan kondisi gangguan kecemasan umum yang ditandai dengan munculnya perasaan cemas dan khawatir yang berlebihan tentang kejadian kehidupan sehari-hari tanpa alasan yang jelas. Biasanya, orang-orang menganggap serangan panik adalah ciri dari semua Generalized Anxiety Disorder. Akan tetapi, Generalized Anxiety Disorder berbeda karena pada umumnya tidak ada serangan panik yang terkait dengan kondisi tersebut.
Generalized Anxiety Disorder berbeda dari perasaan cemas pada umumnya. Seseorang yang memiliki kondisi Generalized Anxiety Disorder mungkin memiliki kekhawatiran yang tidak terkendali mengenai keuangan mereka beberapa kali per hari selama berbulan-bulan. Hal ini dapat terjadi bahkan saat tidak ada alasan apapun untuk merasa khawatir. Orang tersebut juga sering merasa tidak sadar bahwa sebetulnya tidak ada alasan bagi mereka untuk khawatir.
Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami Generalized Anxiety Disorder atau tidak, maka profesional kesehatan mental akan mencari faktor-faktor tertentu yang akan dipasangkan dengan berbagai gejala yang kemudian digunakan untuk membuat diagnosis.
Gejala Generalized Anxiety Disorder
Gejala dari gangguan kecemasan umum dapat bervariasi, seperti berikut ini.
Merasa terus menerus khawatir dan cemas tentang sesuatu hal yang tidak sebanding dengan dampak dari peristiwa tertentu
Terlalu memikirkan hasil terburuk dari setiap kejadian
Menganggap situasi dan peristiwa tertentu sebagai sebuah ancaman
Sulit menangani ketidakpastian
Ragu-ragu dan takut untuk membuat keputusan yang salah
Tidak mampu untuk mengesampingkan atau melepaskan kekhawatiran
Tidak mampu untuk merasa santai, selalu gelisah, dan tegang
Sulit berkonsentrasi
Selain itu, Generalized Anxiety Disorder juga memiliki tanda dan gejala fisik, seperti:
Kelelahan
Sulit tidur
Otot menjadi tegang dan nyeri
Gemetar
Mudah terkejut atau gugup
Mudah berkeringat
Mual, diare, dan mengalami sindrom iritasi usus besar
Mudah marah
Kapan Harus ke Dokter
Beberapa kecemasan normal untuk terjadi, tapi tetap temui dokter jika Anda mengalami gejala seperti berikut ini.
Anda merasa terlalu khawatir dan hal itu mengganggu pekerjaan, hubungan dan kehidupan Anda sehari-hari.
Anda merasa mudah tersinggung atau tertekan, yang membuat Anda mengalami masalah dengan minuman beralkohol atau obat-obatan. Selain itu, Anda perlu ke dokter jika Anda juga memiliki masalah kesehatan mental lainnya bersama dengan gangguan kecemasan.
Anda memiliki gagasan atau perilaku untuk melakukan bunuh diri.
Pengobatan Generalized Anxiety Disorder
Perawatan Generalized Anxiety Disorder memiliki tujuan untuk membantu seseorang agar mental dan fisiknya lebih baik. Berikut beberapa pengobatan yang dilakukan.
Psikoterapi
Psikoterapi adalah bentuk pengobatan yang populer untuk mengatasi kondisi Generalized Anxiety Disorder. Terapi bicara dapat dilakukan oleh berbagai profesional dalam kesehatan mental. Jenis psikoterapi yang dipercaya paling efektif adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT).
CBT merupakan terapi yang bermanfaat untuk membantu mengubah perilaku dan gagasan yang dapat menyebabkan munculnya kecemasan secara berlebihan. Pada saat terapi, profesional kesehatan akan membantu untuk mengenali, mengendalikan, serta menenangkan pikiran yang menimbulkan kecemasan.
Obat
Obat yang digunakan untuk mengatasi kecemasan berlebihan bekerja dengan cara berinteraksi dengan bahan kimia otak yang disebut dengan nama neurotransmitter. Obat-obatan tertentu juga dapat digunakan untuk mengatasi Generalized Anxiety Disorder dengan cara memblokir penyerapan atau meningkatkan aksi satu atau lebih bahan kimia ini. Obat yang biasa digunakan untuk mengatasi Generalized Anxiety Disorder seperti ansiolitik, antidepresan trisiklik, serotonin dan norepinefrin reuptake inhibitor, dan inhibitor reuptake serotonin selektif.
Self Help
Selain itu, ada pendekatan lainnya untuk mengatasi Generalized Anxiety Disorder. Ada beberapa buku self help yang dapat digunakan untuk memberikan bantuan langkah demi langkah yang sangat mencerminkan metode psikoterapi seperti CBT dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT).
No comments: