Saat Anda mengalami cedera, Anda mungkin melihat adanya kemunculan memar di kulit Anda. Badan memar bisa terjadi karena tubuh Anda mengalami trauma dari suatu cedera. Cedera tersebut menyebabkan pembuluh darah kecil yang disebut kapiler pecah.
Beberapa memar bisa saja menimbulkan rasa sakit. Apabila memar tidak menimbulkan rasa tertentu, Anda bisa saja tidak menyadari keberadaannya.
Macam-macam penyebab badan memar
Selain akibat cedera, badan memar juga bisa terjadi apabila terjadi kondisi medis tertentu di dalam tubuh Anda. Adanya memar pada permukaan kulit bisa menjadi pertanda bagi Anda untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan memar:
- Penggunaan obat-obatan
Terkadang, memar juga timbul akibat efek samping dari pemakaian obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat dapat melemahkan atau mengubah perilaku pembuluh darah, serta memperburuk peradangan. Obat-obat seperti ini bisa menyebabkan memar.
Tidak hanya itu, obat pengencer darah juga bisa membuat Anda mengalami memar. Obat-obatan tersebut meliputi warfarin, heparin, aspirin, dan lain sebagainya.
- Faktor usia
Memar lebih rentan terjadi pada lansia. Seiring bertambahnya usia Anda, fungsi pembuluh darah Anda akan melemah. Akibatnya, memar dan cedera pun lebih mudah terjadi.
Selain itu, kulit Anda juga akan semakin menipis semakin bertambahnya usia. Hal ini membuat memar lebih sering terlihat.
- Konsumsi alkohol
Orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol berlebih juga bisa mengalami memar yang cukup sering. Hal ini terjadi karena adanya kelainan atau kerusakan pada hati Anda yang disebabkan oleh kebiasaan meminum alkohol.
Memar merupakan salah satu gejala dari kerusakan hati. Selain itu, gejalanya juga disertai dengan urin yang menggelap, kulit dan mata yang menguning, pembengkakan kaki, rasa lelah, dan gatal-gatal.
- Vaskulitis
Vaskulitis adalah sekelompok kondisi yang menyebabkan peradangan pembuluh darah. Seseorang yang mengalami vaskulitis akan akan mengalami pendarahan dan memar yang meningkat, sesak napas, mati rasa, bisul, benjolan kutil, dan bintik-bintik ungu pada kulit.
Memar akibat vaskulitis dapat diatasi dengan pengobatan vaskulitis. Pengobatannya umumnya menggunakan obat steroid.
Cara mengatasi badan memar
Apabila memar yang Anda alami disebabkan oleh kondisi medis tertentu, cara terbaik untuk mengobatinya adalah dengan menargetkan pengobatan pada penyakit tersebut. Dengan begitu, memar yang terjadi sebagai gejalanya pun dapat diatasi.
Jika badan memar terjadi karena kebiasaan pola hidup Anda, seperti penyalahgunaan alkohol atau konsumsi obat-obatan, segera hentikan kebiasaan tersebut dan tanyakan pada dokter mengenai alternatif penggunaan obat.
Kemudian, jika memar yang dialami terjadi karena cedera, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:
- Kompres es
Kontak dengan es yang dingin bisa meredakan nyeri jangka pendek pada area yang mengalami memar. Selain itu, es juga bekerja untuk membatasi pembengkakan dengan mengurangi jumlah keseluruhan aliran darah ke area tubuh yang terluka.
- Mengangkat area cedera
Angkat bagian tubuh yang mengalami memar ke benda yang lebih tinggi. Hal ini bisa membantu mengontrol bengkak keseluruhan dengan mengendalikan aliran darah ke area tersebut.
- Istirahat
Beristirahat yang cukup adalah kunci terbaik untuk mengobati badan memar. Cedera pada bagian tubuh apa pun bisa dipulihkan dengan lebih cepat bila Anda cukup beristirahat. Waktu istirahat diperlukan bagi tubuh Anda untuk mendukung proses pemulihan.
Bila Anda mengalami gejala badan memar yang tidak biasa, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Reviewed by SehatQ
on
November 08, 2020
Rating:

No comments: