Secara umum,
ciri-ciri hamil kembar memang tidak jauh berbeda dengan hamil normal biasanya.
Hanya saja ada yang berlebihan terjadi saat janin di dalam kandungan Anda
kembar.
Ciri-ciri dan
tanda-tanda kehamilan bayi kembar sebenarnya sudah bisa dirasakan pada
trimester pertama. Intensitas morning sickness yang dialami wanita hamil lebih
sering terjadi.
Faktor yang
Memengaruhi Peluang Hamil Bayi Kembar
Sebelum
membahas mengenai ciri-ciri hamil kembar, sebaiknya perlu juga diketahui apakah
faktor yang dapat memengaruhi seseorang bisa mengandung bayi kembar. Ada tiga
tipe wanita yang kemungkinan dapat memiliki anak kembar. Jika Anda termasuk 3
tipe ini dan mengalami ciri-ciri kehamillan kembar, maka besar kemungkinan
benar adanya.
1.
Faktor Usia
Ternyata usia
menjadi faktor penting. Wanita yang berusia di atas 30 tahun menghasilkan
hormon perangsang folikel yang bisa meningkatkan peluang mendapatkan anak
kembar. Hormon ini menjadi pendukung pelepasan jumlah telur yang tinggi selama
ovulasi. Hal ini akan memungkinkan Anda memiliki bayi lebih dari satu.
2.
Faktor Etnis
Etnis juga
menjadi faktor penentu untuk memiliki anak kembar. Wanita keturunan Eropa dan
Afrika punya peluang lebih besar memiliki bayi kembar.
3.
Tipe Tubuh
Wanita yang
memiliki postur tubuh tinggi dan sedikit berisi, punya peluang hamil bayi
kembar. Wanita yang melakukan diet rendah lemak, wanita pendek dan kurus,
peluang mendapatkan bayi kembar lebih sulit.
Ciri-ciri
Hamil Kembar yang Biasanya Muncul
Seperti yangs
sebelumnya sudah disinggung, ciri-ciri Anda hamil bayi kembar biasanya sudah
bisa dirasakan saat trimester pertama kehamilan. Berikut ciri-cirinya:
·
Morning
Sickness yang Lebih Berat
Morning
sickness memang lumrah dialami setiap wanita hamil. Namun,pada kehamilan anak
kembar, morning sickness yang dialami biasanya lebih berat. Sebab, pada
kehamilan kembar, kadar hCG dalam tubuh diproduksi lebih banyak dibanding pada
kehamilan normal biasa. Hormon ini memicu kondisi mual dan muntah yang parah.
·
Ukuran Perut
Lebih Besar
Perbedaan lain
yang dialami oleh wanita hamil kembar adalah ukuran perut yang lebih besar. Hal
ini adalah kondisi yang wajar, mengingat di dalam rahim terdapat 2 janin yang
sedang berkembang sehingga membuat ukuran perut ibu jauh lebih besar dibanding
kehamilan normal.
·
Detak Jantung
Lebih Cepat
Pada ibu hamil
bayi kembar, detak jantung akan lebih cepat. Hal ini karena adanya penambahan
berat badan, adanya 2 janin di dalam kandungan, serta volume darah juga mengalami
peningkatan hingga 70%. Sehingga jantungpun akan bekerja lebih keras. Jika
dianalogikan, detak jantung ibu hamil menyerupai detak jantung saat
berolahraga.
·
Berat Badan
Naik Drastis
Berat badan
wanita hamil memang wajar jika mengalami kenaikan. Namun, jika kenaikannya
cukup drastis, kemungkinan Anda sedang mengandung bayi kembar. Pada usia
kehamilan yang sama, selisi berat badan orang yang hamil bayi kembar dan hamil
anak tunggal mencapai 4,5 kilogram, lho.
·
Tubuh Merasa
Sangat Kelelahan
Wanita yang
sedang hamil memang wajar mengalami kelelahan. Namun, pada kondisi hamil bayi
kembar biasanya akan mengalami kelelahan yang berlebihan. Sebab, tubuh butuh
energi lebih besar pula untuk emmenuhi asupan nutrisi bagi kedua janin di dalam
kandungannya. Semakin berkembangnya kondisi janin, semakin berat pula
kandungannya.
·
Merasa Sesak
Napas
Perbedaan
wanita hamil tunggal dengan wanita hamil kembar juga dapat dilihat dari
penapasannya. Ciri-ciri hamil kembar biasanya mengalami sesak napas yang lebih
buruk. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya kadar hormon progesteron dalam tubuh.
Selain itu, dua janin dalam kandungan akan membuat diafragma terdorong dan
membuat penapasan ibu hamil jadi terganggu dan merasa tidak nyaman.
·
Merasa Tidak
Nyaman
Wanita yang
hamil bayi kembar akan merasa sangat tidak nyaman. Misalnya merasa pegal di
kaki atau punggung karena kenaikan berat badan yang berlebihan akibat hamil
bayi kembar.
Namun, mengalami ciri-ciri hamil kembar di atas, tidak
menjadi satu-satunya faktor yang mengindikasikan Anda mengandung bayi kembari.
Agar lebih akurat dan pasti, Anda bisa melakukan pemeriksaan USG kehamilan ke
dokter kandungan.

No comments: