Alpukat adalah “buah super” yang
disukai oleh banyak orang saat ini. Setelah daging buahnya diambil, Anda bisa
langsung mengonsumsinya, atau mencampurnya dengan sandwhich, salad, dan
dijadikan jus.
Banyak orang kemudian akan membuang biji alpukat tanpa tahu
bahwa biji tersebut dapat dimakan dan mengandung banyak manfaat untuk
kesehatan. Faktanya, biji alpukat memiliki kandungan antioksidan dan serat yang
lebih tinggi jika dibandingkan dengan daging buahnya. Biji alpukat memang
memiliki rasa pahit. Sebelum mengonsumsinya, buang lapisan kulit berwarna
coklat yang menyelimutinya. Anda bisa merebusnya, memarutnya, atau
menggilingnya untuk dijadikan bubuk, untuk kemudian dicampur dengan berbagai
jenis makanan dan minuman agar mendapatkan manfaat biji alpukat bagi kesehatan.
Apa saja manfaat dari biji buah alpukat?
Mengatasi
Berbagai Masalah Peradangan
Para peneliti dari Universitas
Negeri Pennsylvania menyatakan bahwa biji alpukat memiliki ekstrak yang
mengandung komponen anti-inflamasi. Dalam sepuluh tahun terakhir, peneliti di
universitas tersebut telah mengekstraksi dan mengembangkan senyawa dari biji
alpukat dan menghasilkan cairan jingga cerah.
Pada tahun 2016, Gregory Ziegler
dan Joshua Lambert mendirikan sebuah perusahaan bernama Persea Naturals. Mematenkan
cairan biji alpukat tersebut, perusahaan ini mendistribusikannya sebagai
pewarna makanan tambahan alami. Saat ini, Joshua Lambert dan Gregory Ziegler
tertarik pada kemungkinan apakah mereka bisa menggunakan senyawa ini sebagai
zat anti-inflamasi. Apabila teori tersebut benar, senyawa tersebut dapat
digunakan untuk mengobati beragam jenis penyakit, termasuk penyakit jantung dan
kanker yang memiliki ciri-ciri peradangan abnormal.
Selain itu, dalam jurnal
Kemajuan Teknologi Pangan dan Ilmu Gizi, peneliti menemukan bahwa masyarakat
Amerika Selatan telah menggunakan manfaat biji alpukat untuk mengobati
kondisi-kondisi peradangan. Pada studi etno-farmakologis yang dilakukan suku
Aztec dan Maya, ditemukan mereka menggunakan rebusan biji alpukat untuk
mengobati infeksi mikotik dan parasit, serta diabetes dan gangguan pencernaan.
Biji alpukat kaya akan kandungan polifenol, senyawa alami yang memiliki efek
antioksidan. Senyawa ini dapat melindungi tubuh hingga level sel.
Menguatkan
Sistem Kekebalan Tubuh dan Menurunkan Berat Badan
Selain anti-inflamasi, biji
alpukat juga memiliki manfaat antioksidan. Antioksidan dibutuhkan oleh tubuh
untuk menangkal berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Selain itu, antioksidan juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh
dan menjaga tubuh dari infeksi bakteri, virus, dan jamur. Studi yang dilakukan
di Universitas Negeri Singapura pada tahun 2004 dan diterbitkan di “Food
Chemistry” menyimpulkan bahwa biji alpukat memiliki kandungan antioksidan yang lebih
besar dibandingkan dengan daging buahnya sendiri. Antioksidan lain seperti
katekin dan procyanidin pada biji alpukat juga membantu mengurangi rasa sakit,
pembengkakan, dan rasa kaku akibat peradangan.
Antioksidan juga membantu
membakar lemak yang baik bagi Anda bila ingin mengurangi berat badan. Kandungan
serat larut pada biji alpukat akan membuat Anda terus merasa kenyang yang akan
mencegah Anda untuk mengonsumsi camilan dengan kalori yang besar. Biji buah
alpukat juga mengandung kalsium, magnesium, dan potasium yang mendukung
penurunan berat badan serta pemulihan kebugaran.
Selain manfaat biji alpukat bagi kesehatan, konsumsi biji alpukat juga baik untuk mengurangi limbah sampah. Biji alpukat memiliki masa sebesar 16-20% dari berat total buah alpukat dan dianggap limbah produk dengan nilai yang rendah. Apabila nilai biji alpukat bisa dinaikkan, ini akan menjadi komoditas ekonomi yang menjanjikan bagi para petani dan pengusaha industri olahan buah alpukat.
Hanya Perlu Direbus! Ini Manfaat Biji Alpukat
Reviewed by Anonymous
on
November 22, 2019
Rating:
Reviewed by Anonymous
on
November 22, 2019
Rating:

No comments: