Ada Berapa Jenis Kawat Gigi?

Beberapa tahun terakhir pemasangan kawat gigi menjadi sangat populer baik untuk kepentingan terapi atau merapikan gigi dan bahkan untuk kepentingan bergaya. Nah, artikel kali ini akan membahas beberapa jenis kawat gigi yang dapat menjadi pilihan pada saat pemasangan kawat gigi.

Macam-macam kawat gigi
Kawat gigi yang digunakan dapat berbeda antar satu pasien dengan yang lain. Perbedaan tersebut bergantung pada kesulitan kasus pemasangan kawat gigi, kemampuan biaya pasien, dan sisi estetika yang diinginkan pasien. Berikut diuraikan beberapa jenis-jenis kawat gigi yang dapat menjadi pilihan pada saat pemasangan kawat gigi:
1.    Kawat gigi kovensional. Merupakan kawat gigi yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Kawat gigi konvensional atau yang sering disebut sebagai behel, terdiri dari bracket, kawat, dan cincin yang terbuat dari logam. Bracket merupakan kotak kecil yang ditempelkan ke gigi menggunakan lem khusus dan kawat akan disandarkan ke bracket yang sudah tertempel dan ditahan dengan karet. Selain dari logam, kawat gigi konvensional ini dapat terbuat dari keramik yang warnanya menyerupai gigi.
2.    Kawat gigi self-ligating. Dilihat dari bentuknya sekilas kawat ini tidak berbeda dengan kawat gigi konvensional. Namun, perbedaan utama dari kawat jenis ini adalah kawat ini tidak perlu karet untuk menahan posisi kawat tetap berada di bracket. Bracket yang digunakan telah memiliki teknologi “buka-tutup” sehingga kawat tetap berada di tempatnya.
3.    Aligners transparan. Merupakan jenis kawat yang sering digunakan oleh para atlet, terutama petinju. Aligners transparan dicetak khusus sesuai dengan susunan gigi sehingga pasien akan merasa nyaman pada saat menggunakan. Keuntungannya, alat ini dapat dilepas pasang sendiri. Namun, anda tetap perlu menggunakan alat ini selama 20-22 jam per hari dan hanya boleh dilepas pada saat makan dan dibersihkan.
4.    Kawat gigi lingual. Kawat gigi lingual memiliki bentuk yang sama dengan kawat gigi konvensional dan perbedaannya terletak pada lokasi pemasangan. Kawat gigi lingual dipasang pada bagian belakang gigi (bagian yang menghadap lidah), sehingga ketika pasien menggunakan kawat ini membuat anda tidak terlihat seperti sedang menggunakan kawat.
Perlu diingat, pemasangan kawat harus dilakukan oleh dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan evaluasi dan mendiskuksikan jenis kawat mana yang paling cocok untuk kondisi pasien. Untuk hasil maksimal, jangan lupa untuk selalu kontrol setiap satu bulan sekali atau lebih tergantung instruksi dokter.
Ada Berapa Jenis Kawat Gigi? Ada Berapa Jenis Kawat Gigi? Reviewed by SehatQ on September 30, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.