Absence Seizures | Epilepsy Foundation

Kejang petit mal mengacu pada kondisi kesadaran berselang-seling yang tiba-tiba dan terjadi dengan sesaat. Kondisi ini lebih umum dijumpai pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Seseorang yang sedang mengalami kejang petit mal akan terlihat menatap kosong atau melamun selama beberapa saat, untuk kemudian kembali ke kewaspadaan normal dengan cepat. Kejang jenis ini biasanya tidak menyebabkan cidera fisik. Kejang petit mal juga dapat dicegah dengan mengonsumsi obat-obatan anti-kejang. 

Saat terjadi, kejang petit mal dapat diindikasi dengan penderita yang menatap kosong selama 10 hingga 20 detik. Kejadian ini tidak akan menyebabkan sakit kepala, bingung, ataupun ngantuk setelahnya. Tanda-tanda kejang petit mal yang lain di antaranya adalah mata yang berkedip-kedip, pergerakan kecil kedua tangan, gerakan seperti mengunyah, tiba-tiba berhenti bergerak tanpa jatuh, dan bibir yang bergerak. Penderita tidak akan ingat apa yang dirasakan saat kejang petit mal terjadi. Beberapa orang dapat mengalami kejang tersebut setiap hari, sehingga mengganggu kegiatan sekolah atau sehari-hari. 

Diagnosa kejang petit mal
Dokter dengan spesialisasi mendiagnosa gangguan sistem saraf seperti epilepsi akan memeriksa dan mendiagnosa kondisi anak atau Anda. Dokter akan mengevaluasi perihal gejala, kondisi kesehatan keseluruhan, obat-obatan, kondisi atau gangguan kesehatan yang pernah atau sedang diderita, dan pemindaian dan pencitraan gelombang otak. Dokter akan mencoba mengeliminasi penyebab-penyeban lain gejala yang anak atau Anda alami sebelum mendiagnosa kejang petit mal. Dokter juga akan melakukan MRI pada otak pasien. Pemindaian ini akan menunjukkan pandangan yang lebih detail tentang pembuluh otak dan daerah-daerah otak mana saja di mana tumor dapat berada. Cara lain dalam mendiagnosa kejang petit mal adalah dengan menggunakan lampu terang berkedip-kedip atau hiperventilasi untuk memicu kejang. Pada saat tes ini dilakukan, mesin electroencephalography akan mengukur gelombang otak untuk mencari perubahan-perubahan fungsi otak. 

Perawatan kejang petit mal
Obat-obatan anti kejang dapat merawat kejang petit mal. Menemukan obat yang tepat melibatkan percobaan berulang kali dan dapat membutuhkan banyak waktu. Dokter dapat mulai menggunakan dosis-dosis kecil obat anti kejang. Dokter kemudian akan menyesuaikan dosis tersebut tergantung dengan hasilnya. Beberapa obat-obatan yang biasa dipakai untuk merawat kejang petit mal di antaranya adalah ethosuximide, lamotrigine, dan asam valproat. Ibu hamil atau wanita yang ingin hamil tidak boleh mengonsumsi valproic karena obat ini dapat meningkatkan risiko cacat bawaan lahir. 

Beberapa aktivitas dapat berbahaya untuk dilakukan oleh mereka yang menderita kejang petit mal. Ini disebabkan karena kejang ini dapat membuat seseorang kehilangan kesadaran sementara. Mengemudi atau berenang untuk kemudian menderita kejang dapat menyebabkan kecelakaan dan tenggelam. Dokter akan membatasi aktivitas-aktivitas tersebut hingga mereka yakin kejang dapat diatasi dan dicegah. Selain itu, mereka yang menderita kejang petit mal dapat memakai gelang identifikasi medis. Gelang ini dapat memberitahu petugas atau orang lain ketika kegawatdaruratan akibat kejang terjadi. Anda juga perlu memberitahu orang-orang terdekat Anda apa saja yang perlu dilakukan ketika kejang petit mal terjadi. 

Menurut Lembaga Epilepsi, sekitar 65 persen anak-anak yang menderita kejang petit mal dapat mengatasi kejang ini pada masa remaja mereka. Obat-obatan anti kejang juga biasanya dapat mengatur dan mencegah kejang untuk terjadi. Dengan konsumsi obat tersebut, Anda bisa melakukan aktivitas sosial atau akademis dengan lebih baik. Konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa dan rencana perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. 

Reviewed by SehatQ on August 04, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.