Tips Perawatan Setelah Cabut Gigi Geraham



Cabut gigi geraham merupakan prosedur yang umum dilakukan oleh orang dewasa, meskipun gigi mereka bersifat permanen. Beberapa alasan mengapa seseorang mendapatkan cabut gigi geraham adalah karena infeksi atau kerusakan gigi, penyakit gusi, kerusakan akibat trauma, dan gigi yang rimbun/tumpeng tindih. Cabut gigi geraham dilakukan oleh dokter gigi dengan menyuntikkan anestesi lokal terlebih dahulu pada daerah yang akan dicabut guna mencegah Anda menderita rasa sakit saat prosedur berlangsung. Untuk ekstraksi sederhana, dokter gigi akan menggunakan sebuah alat yang bernama “elevator” yang berfungsi untuk melonggarkan gigi. Kemudian, dokter akan menggunakan tang gigi untuk mencabut gigi yang rusak.
Geraham atau impaksi gigi
Apabila Anda akan mendapatkan cabut gigi geraham atau gigi Anda impaksi (berada di bawah gusi), ekstraksi bedah akan diperlukan. Dalam kasus ini, dokter gigi akan membuat sayatan pada gusi dan jaringan tulang yang menutupi gigi. Dokter kemudian akan menggunakan tang gigi untuk melepasnya. Ekstrasi bedah yang rumit seperti ini umumnya dilakukan di bawah anestesi umum. Setelah gigi dicabut, penggumpalan darah akan terjadi di rongga bekas gigi. Dokter gigi akan menutupnya untuk menghentikan pendarahan dengan beberapa jahitan terkadang dibutuhkan.
Perawatan setelah cabut gigi
Meskipun perawatan setelah cabut gigi geraham berbeda-beda tergantung dengan jenis pencabutan dan daerah gigi yang dicabut, Anda umumnya akan sembuh setelah 7 hingga 10 hari. Sangat penting untuk menjaga pembekuan darah tetap pada tempatnya, karena apabila terlepas akan menyebabkan sebuah kondisi yang disebut rongga kering, di mana dapat menyebabkan rasa sakit. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan, di antaranya adalah:
·       Minum obat penhilang rasa sakit yang telah diresepkan
·       Gunakan kantung es pada daerah yang dicabut setelah prosedur dilakukan (namun hanya dalam waktu 10 menit saja). Meninggalkan kantung es dalam waktu yang terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan jaringan
·       Beristirahat selama 24 jam setelah operasi dilakukan, dan batasi aktiviats Anda dalam beberapa hari ke depan
·       Untuk menghindari penutup darah, jangan berkumur atau meludah. Gunakan sedotan selama 24 jam setelah prosedur dilakukan
·       Setelah 24 jam, berkumurlah menggunakan larutan garam
·       Hindari merokok
·       Rajin menyikat gigi untuk mencegah infeksi, namun tetap menghindari daerah yang telah dicabut
Selain itu, pada masa-masa penyembuhan, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang lunak seperti sup, pudding, dan yogurt. Anda bisa menambahkan smoothies ke dalam diet Anda. Namun, Anda disarankan untuk meminumnya menggunakan sendok. Saat daerah pencabutan mulai sembuh, Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang lebih padat ke dalam diet. Sangat direkomendasikan untuk Anda mengonsumsi makanan yang lunak selama kurang lebih satu minggu setelah cabut gigi geraham.
Mengatasi rasa sakit setelah cabut gigi
Anda umumnya akan merasakan rasa tidak nyaman, nyeri, dan rasa sakit setelah cabut gigi geraham. Pembengkakan di wajah juga merupakan hal yang normal dan lazim dijumpai. Obat penghilang rasa sakit yang akan Anda dapatkan dari dokter dapat membantu mengurangi gejala-gejala tersebut. Dokter juga akan merekomendasikan beberapa obat-obatan OTC. Apabila rasa sakit tidak hilang setelah beberapa hari, Anda perlu menghubungi dokter gigi. Rasa sakit yang memburuk perlu diwaspadai karena ada kemungkinan terjadinya infeksi.
Satu atau dua minggu setelah cabut gigi geraham dilakukan, Anda umumnya akan dapat kembali mengonsumsi makanan seperti biasanya. Tulang dan jaringan gusi baru akan tumbuh di atas daerah yang dicabut. Namun, memiliki gigi yang hilang akan menyebabkan gigi yang tertinggal bergerak dan memengaruhi gigitan.

Tips Perawatan Setelah Cabut Gigi Geraham Tips Perawatan Setelah Cabut Gigi Geraham Reviewed by SehatQ on July 20, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.