Seorang
manusia bisa mengalami situasi yang gawat darurat jika terkena serangan
jantung. Banyak sekali kemungkinan dari pemicu serangan jantung. Namun, yang pasti kondisi tersebut terjadi
ketika organ jantung tidak mendapat
pasokan darah yang cukup.
Ketahuilah cara mencegah serangan jantung agar terhindar dari situasi
berbahaya.
Kurangnya
pasokan darah itu disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan saluran atau
pembuluh darah. Jantung yang tak mendapat pasokan darah, sama seperti jaringan
lain di dalam tubuh, akan kehilangan oksigen untuk kemudian mati.
Salah
satu tanda utama orang terkena serangan jantung adalah rasa sesak dan/atau
nyeri yang amat sangat di daerah dada, leher, punggung, atau bahkan lengan.
Jangan biarkan serangan jantung terjadi dengan mengubah pola hidup.
Termasuk
dari itu adalah memperhatikan pola makanan atau asupan yang masuk ke dalam
tubuh. Biar bagaimanapun, pola konsumsi punya andil besar dalam keseimbangan
kesehatan tubuh, termasuk jantung.
Berikut
ini beberapa bahan makanan sehat yang bisa dijadikan andalan sebagai cara mencegah serangan
jantung:
·
Alpukat
Alpukat
merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Lemak tak
jenuh dikaitkan dengan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung yang lebih
rendah.
Alpukat
juga kaya akan kalium yang merupakan nutrisi penting untuk jantung. Konsumsi
kalium juga dapat menurunkan tekanan darah dan dikaitkan dengan pengurangan
risiko serangan jantung serta stroke.
·
Gandum
Utuh
Penumpukan
kolesterol merupakan faktor risiko yang dapat memicu serangan jantung.
Seseorang perlu menjaga kadar kolesterol di dalam darahnya. Beruntung, gandum
utuh kaya akan serat yang dapat mengurangi kolesterol jahat. Oleh karenanya bahan
makanan ini masuk akal jika disebut dapat mencegah serangan jantung.
Selain
itu, kandungan yang ada di dalam gandum juga dapat menurunkan tekanan darah
sistolik. Analisis 45 studi
menunjukkan, makan tiga porsi gandum utuh setiap hari dapat menurunkan risiko
penyakit jantung hingga 22 persen.
·
Sayuran
Hjau
Sayuran
hijau merupakan sumber vitamin K yang dapat melindungi pembuluh arteri. Seperti
kita ketahui bersama, sayuran berdaun hijau itu ada di sekitar kita dan mudah
dijumpai seperti bayam, kangkung, hingga sawi. Mereka kaya akan vitamin,
mineral, dan antioksidan
yang dapat digunakan sebagai alternatif mudah dan sehat cara mencegah serangan
jantung.
Sayuran
hijau ini juga mengandung nitrat yang mengurangi tekanan darah, mengurangi
kekakuan arteri, dan meningkatkan fungsi sel yang melapisi pembuluh darah. Ada
studi yang menunjukkan bahwa peningkatan asupan sayuran hijau memiliki hubungan
yang erat dengan penurunan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung
mendadak.
·
Ikan
Berlemak
Ikan
berlemak seperti salmon, kembung, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3 yang
baik untuk kesehatan jantung. Studi menunjukkan konsumsi salmon tiga kali
seminggu efektif menurunkan tekanan darah sistolik.
Penelitian
lain menyebutkan konsumsi ikan dalam jangka panjang dikaitkan dengan penurunan
kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah di dalam tubuh. Selain ikan
utuh, seseorang juga tetap dapat mereguk manfaat ikan dari minyaknya. Bahan ini
juga dapat dikonsumsi karena terbukti mengurangi trigliserida darah dan
meningkatkan fungsi pembuluh arteri.
·
Tomat
Tomat
kaya akan likopen atau antioksidan yang mampu melawan inflamasi pada organ
jantung. Antioksidan ini dapat mencegah kerusakan oksidatif di jantung dan
pembuluh darah. Studi menemukan jika kadar likopen di dalam darah rendah, risiko
serangan jantung dan stroke akan meningkat.
***
Itulah
beberapa bahan makanan yang dapat mengurangi atau bahkan mencegah kemungkinan
seseorang mengalami serangan jantung. Sebagai alternatif cara mencegah serangan jantung, Anda jangan
hanya berfokus pada satu metode ini
saja. Seseorang juga perlu melakukan berbagai
kebiasaan baik lain, seperti berolahraga, menjaga pola istirahat, tidak
merokok, dan lain sebagainya.
Cara Mencegah Serangan Jantung dengan Berbagai Makanan Sehat
Reviewed by SehatQ
on
July 15, 2020
Rating:

No comments: