HIV merupakan virus yang
menyerang sistem kekebalan tubuh. Infeksi virus ini membuat tubuh lebih rentan
terkena penyakit dan gangguan fungsi tubuh. Namun, perlu Anda ketahui bahwa cara penularan HIV bukanlah dengan dengan
bersentuhan.
Seseorang yang terinfeksi HIV
setelah sekian lama biasanya akan mengalami kondisi lanjutan dari infeksi
tersebut yang disebut dengan AIDS. AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang
berarti sindroma atau kumpulan gejala yang disebabkan akibat melemahnya sistem
kekebalan tubuh.
Kumpulan gejala ini muncul dari infeksi
dan penyakit yang sebenarnya dapat diatasi oleh tubuh pada umumnya. Akan
tetapi, karena seseorang telah terinfeksi HIV, maka tubuh tidak sanggup lagi
untuk melawan infeksi atau penyakit yang menyerang tubuh.
Sampai saat ini belum ada obat
yang dapat menyembuhkan secara penuh infeksi HIV. Obat ARV yang dikonsumsi
penderita infeksi HIV hanyalah sebagai penekan pertumbuhan virus dalam tubuh
sehingga tidak bertumbuh dengan cepat sehingga sistem kekebalan tubuh tidak
turun dengan cepat.
Kondisi inilah yang membuat
orang khawatir bila terkena infeksi HIV. Kekhawatiran ini juga yang membuat
informasi mengenai penyakit ini semakin simpang siur. Salah satu hal yang
paling sering disalahpahami dalam masyarakat adalah cara penularan HIV.
Pada dasarnya, HIV hanya dapat
ditularkan melalui cairan tubuh, termasuk darah, cairan dari alat kelamin atau
anus, dan air susu ibu. Air ludah tidak termasuk dalam cara penularan virus
HIV. Namun, berbeda lagi jika dalam rongga mulut seseorang dengan HIV terdapat
luka. Ludah yang telah terkena luka tersebut berpotensi menularkan virus HIV.
Hal yang sangat perlu diketahui bagi
semua orang adalah penularan HIV tidak terjadi saat Anda melakukan sentuhan
fisik dengan penderita (seperti berjabat tangan, berpelukan, dan sebagainya),
berciuman, berbagi makanan dan minuman, kamar mandi, handuk, ataupun tempat
tidur dengan penderita.
Selain itu, virus HIV tidak
dapat menular melalui udara, air, ataupun gigitan serangga (seperti nyamuk, dan
sebagainya). Penularan HIV juga tidak dapat dilakukan melalui keringat, ataupun
air mata penderita, kecuali jika keringat dan air mata bercampur dengan darah
penderita.
Penularan HIV dapat dicegah
dengan mengetahui informasi yang benar mengenai virus HIV. Oleh karena itu, sangat
penting untuk mengetahui cara penularan HIV untuk mencegah penularannya serta
menghilangkan pandangan negatif terhadap penderita HIV. Ingatlah, mereka juga
manusia, sama seperti Anda.
Cara Penularan HIV Bukan Dengan Bersentuhan
Reviewed by Anonymous
on
November 18, 2019
Rating:
Reviewed by Anonymous
on
November 18, 2019
Rating:

No comments: