Cara Bedakan Sariawan Biasa dengan Gejala Kanker Mulut


Kanker mulut bisa dikatakan gaungnya belum begitu terdengar jika dibandingkan dengan beberapa jenis kanker lainnya, misalnya kanker payudara. Namun sebenarnya, kanker mulut ternyata sudah menduduki peringkat ke-6 di dunia untuk jenis kanker yang tersering diidap oleh orang-orang. Apalagi di Indonesia, yang mana orang-orangnya sangat akrab dengan rokok di mana rokok adalah menjadi salah satu penyebab dari kanker mulut ini.

kanker mulut


Gejala awal dari kanker mulut biasanya ialah sariawan. Namun bukan berarti sariawan biasa itu sama dengan sariawan yang terjadi pada pengidap kanker mulut. Lalu apa saja perbedaan antara sariawan dan kanker mulut? Berikut penjelasannya.
1. Sariawan yang menetap
Jika pada sariawan biasa, biasanya akan ada kawah atau cekungan yang nantinya bisa sembuh sendiri dalam waktu sekitar 7-14 hari. Selain itu letaknya berpindah-pindah namun masih sebatas di rongga mulut saja, seperti di bagian bibir dalam, pipi bagian dalam, atau di langit-langit belakang.
Namun, jika sariawan itu menetap selama lebih dari dua minggu dan hanya ada satu titik, maka kamu wajib mewaspadainya. Karena itu bisa jadi gejala dari kanker mulut.
2. Luka sariawan tidak hilang-hilang
Sariawan bisa terjadi karena adanya trauma. Misalnya, terjadi gesekan pada karies gigi yang membuat lidah mengalami iritasi lalu luka-luka. Namun, nantinya luka sariawan biasa bisa hilang dan sembuh dengan sendirinya.
Berbeda dengan sariawan yang jadi gejala kanker mulut, biasanya luka tersebut tidak kunjung sembuh dan bahkan rasa sakitnya tidak terlalu signifikan. Jadi, meskipun ukurannya sudah lebih dari 1 cm namun kamu tidak merasakan sakit yang terlalu signifikan dan bisa jadi itu kanker. Sebab, jika sariawan biasa, meskipun hanya kecil namun sakit yang dirasakan sangat luar biasa.
3. Adanya jaringan yang lebih keras dipinggirannya

Saat kamu mengalami sariawan biasa, pastinya pinggiran dari luka itu akan terasa biasa saja atau tidak keras dari lainnya. Namun, jika kamu merasakan jaringan keras di sekitar sariawan, itu bisa jadi pertanda dari kanker mulut. Untuk mendeteksi adanya jaringan lebih keras di sekitar sariawan, biasanya dilakukan dengan cara palpasi atau pemeriksaan dengan meraba.
4. Luka yang makin lama mengganggu fungsi pengunyahan dan bicara
Seperti yang pernah dijelaskan oleh Dokter Gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Dr drg Yuniardini Septorini Wimardhani, MscDent, bahwa ada tanda lain dari kanker mulut, yakni sariawan yang makin lama makin mengganggu fungsi dari pengunyahan dan bicara.
Jika kamu menemukan sariawan yang menggangu seperti itu, segera lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Meskipun tidak semua sariawan dengan tanda seperti itu merupakan gejala drai kanker mulut, alangkah baiknya kamu melakukan pemeriksaan ke dokter yang profesional daripada mendiagnosa sendiri.
5. Munculnya lesi atau plak putih di rongga mulut
Selain dari keempat gejala yang sudah disebutkan di atas, ada satu gejala lagi yang perlu diwaspadai yaitu munculnya lesi, seperti plak putih yang menempel pada rongga mulut. Bentuk dari lesi beragam, ada yang berwarna putih saja, namun ada juga yang bercampur misalnya dengan warna merah.
Nah itulah beberapa gejala yang perlu diwaspadai agar bisa membedakan mana sariawan biasa mana kanker mulut. Dengan begitu, setidaknya kamu lebih awal tahu dan bisa melakukan pengobatan lebih dini. Dan yang lebih penting, jangan sampai kamu mendiagonsis sendiri sakit yang kamu derita karena pada dasarnya kamu tidak memiliki ilmu mengenai hal itu. Alangkah baiknya untuk diserahkan kepada yang lebih ahli sehingga kamu bisa tahu penyakit apa yang sedang kamu hadapi.

Cara Bedakan Sariawan Biasa dengan Gejala Kanker Mulut Cara Bedakan Sariawan Biasa dengan Gejala Kanker Mulut Reviewed by Anonymous on November 19, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.