Sudah jadi rahasia
umum bahwa rokok adalah sumber dari banyak sekali penyakit, mulai dari kanker
hingga hipertensi. Pada saluran pernapasan, ada satu penyakit yang sangat khas menyerang
para perokok, yakni PPOK.
Apa itu PPOK?
Penyakit Paru
Obstruktif Kronis alias PPOK adalah nama untuk sekelompok masalah pada paru
yang menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas. Pasalnya, PPOK menyebabkan
aliran udara ke paru-paru terhalang.
Ketika terkena
PPOK, kamu mungkin tidak akan merasakan gejala apa-apa. Tidak heran jika para
perokok meneruskan kebiasaan buruk mereka itu sampai kondisi paru-paru mereka
rusak berat karena PPOK memang bisa memburuk dari waktu ke waktu, apalagi jika
kamu tidak kunjung berhenti merokok.
Gejala PPOK sendiri
di antaranya adalah:
- - Sesak napas, terutama saat kamu melakukan aktivitas
fisik.
- - Sesak pada dada.
- - Batuk kronis yang membuat saluran pernapasan penuh
dengan lendir (dahak) berwarna putih, kuning, kehijauan, atau malah bening.
- - Kelebihan lendir dari paru-paru.
- - Mengi.
- - Kuku dan bibir pucat.
- - Penurunan berat badan secara drastis.
- - Pembengkakan pada kaki, terutama pada pergelangan
kaki.
Tahukah kamu jika
gejala PPOK sudah semakin terasa, itu artinya kerusakan paru-paru kamu juga
sudah semakin parah? Ya, demikianlah faktanya.
Ketika paru-paru
sudah rusak, maka kerusakannya itu bersifat permanen. Vonis ini bisa didapat
setelah dokter melakukan tes fungsi paru-paru, X-ray dada, CT scan, analisis
gas darah, maupun tes laboratorium lainnya.
Satu-satunya cara
meringankan gejala kamu ialah dengan konsumsi obat untuk memperlambat
perkembangan penyakit. Selain itu, kamu harus menjalani rehabilitasi paru-paru
berupa program khusus latihan dan pendidikan yang bertujuan mengenalkan kamu
akan bahaya merokok.
Jika kondisi
paru-paru sudah sangat parah, maka satu-satunya jalan untuk mengobati PPOK yang
kamu derita hanyalah operasi atau transplantasi paru-paru.
Tidak mau kan?
Makanya,
berhentilah merokok dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk mulai
menjauhi batang beracun itu dan segala variasinya, termasuk memakai vape dan
menjadi perokok pasif.
Jika kamu sangat
kecanduan merokok, konsultasikan dengan dokter tentang produk pengganti nikotin
dan obat-obatan yang mungkin akan membantu. Tanamkan juga di dalam pikiran kamu
bahwa kamu bisa berhenti merokok mulai detik ini!
Mengenal PPOK, Penyakit Paru-Paru Khas Para Perokok
Reviewed by SehatQ
on
October 01, 2019
Rating:
Reviewed by SehatQ
on
October 01, 2019
Rating:

No comments: