Ketika mata terasa gatal atau nyeri karena
kering, tentu obat tetes mata kerap jadi penyelamat. Salah satunya adalah obat
tetes mata Hialid. Banyak orang menggunakan
hal ini ketika mata terasa kering. Misalnya ketika seharian terpapar AC di
ruang kerja atau saat berada di luar ruangan dan terkena debu.
Namun perlu diingat ya bahwa Hialid adalah
obat tetes mata yang tergolong keras. Di kemasannya saja terlihat bahwa ada
lingkaran dengan huruf K berwarna merah. Artinya, obat tetes mata ini hanya
boleh digunakan jika ada resep dokter.
Meskipun dijual bebas, perlu ada aturan untuk
menggunakannya. Memang di beberapa apotek atau toko, Hialid bisa saja dibeli
dengan mudah. Namun hal ini tidak berarti menggunakannya juga bebas.
Dosis
penggunaan Hialid
Menurut kemasannya, dosis penggunaan Hialid
adalah 5-6 kali sehari untuk orang dewasa. Namun demikian, lagi-lagi dosis ini
reatif. Harus menyesuaikan dengan kondisi seseorang. Akan lebih akurat lagi
jika dosis ini ditentukan oleh dokter setelah melalui serangkaian pemeriksaan.
Jadi, lebih baik memeriksakan diri pada dokter
mata untuk tahu persis apa yang sedang dialami. Dengan demikian, dokter bisa
mengeluarkan diagnosis yang pasti. Ketika meresepkan Hialid pun, dokter juga
tidak akan sembarangan.
Jangan
gunakan lensa kontak
Salah satu masalah mata kering juga kerap dialami
oleh mereka yang biasa menggunakan lensa kontak. Itulah kenapa ada obat tetes
mata untuk lensa kontak khusus.
Meski demikian, penggunaan Hialid sangat
dilarang jika Anda sedang menggunakan lensa kontak. Sebaiknya lepas dulu lensa
kontak dan pastikan mata tidak terkontaminasi.
Setelah meneteskan Hialid ke mata pun,
sebaiknya tunggu setidaknya 10-15 menit sebelum menggunakan lensa kontak
kembali. Mengapa demikian? Ada kandungan di dalam Hialid yang bisa diserap oleh
lensa kontak.
Periksa juga apakah mata kering ini
disebabkan oleh lensa kontak yang sudah tidak bagus dan waktunya diganti.
Jangan-jangan sudah expired, kan?
Satu lagi hal yang tak kalah penting adalah
jangan menggunakan Hialid untuk jangka panjang. Ada kandungan bahan pengawet
bernama benzalkonium chloride yang bisa menyebabkan efek sitotoksik. Hal ini
bisa terjadi jika Hialid digunakan terlalu sering atau untuk jangka waktu lama.
Awas, Jangan Gunakan Hialid Saat Memakai Lensa Kontak
Reviewed by SehatQ
on
October 01, 2019
Rating:
Reviewed by SehatQ
on
October 01, 2019
Rating:

No comments: