Infeksi sistem saraf pusat memang terdengar menakutkan.
Bagaimana tidak, pusat koordinasi tubuh manusia, yakni otak dan sumsum tulang
belakang, diinfeksi oleh virus, bakteri atau jamur. Infeksi ini bisa menyerang
siapa saja, yakni orang dewasa, anak-anak, dan bayi.
![]() |
| Sistem Saraf Pusat |
Penyakit ini berbahaya karena
bisa menyebabkan kematian dalam beberapa jam apabila tidak mendapatkan
perawatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejalanya, serta
harus tahu pula bagaimana mencegahnya.
Virus, bakteri & jamur:
penyebab infeksi sistem saraf pusat
Terdapat dua cara bagaimana
virus menginfeksi sistem saraf pusat. Cara pertama, virus secara langsung
merusak otak yang kemudian menyebabkan organ ini menjadi bengkak. Kedua,
infeksi virus awalnya terjadi di bagian tubuh lain, yang kemudian dapat
menganggu imunitas tubuh. Hal ini pada akhirnya akan dapat merusak saraf.
Infeksi sistem saraf pusat
pada bayi biasanya terjadi karena
menghirupkan percikan atau tetesan air yang terkontaminasi virus. Bayi juga
dapat mengalami infeksi ini apabila terjadi kontak dengan jalan lahir bayi yang
mengandung virus penyebab infeksi sistem saraf pusat.
Terdapat beberapa virus yang
bisa menyebabkan seseorang menderita infeksi sistem saraf pusat. Jenis virus
tersebut yakni:
·
Virus
herpes
·
Virus
coxsackie
·
Echovirus
·
Enterovirus,
dan
·
Arbovirus
Bakteri juga dapat menyebabkan
terjadinya infeksi pada sistem saraf pusat. Beda kelompok usia, bisa beda pula
bakteri penyebabnya. Jenis bakteri yang menyerang juga bergantung pada imunitas
seseorang serta rute infeksinya.
Pada anak-anak dan bayi,
jenis bakteri yang bisa menginfeksi sistem saraf pusat yakni:
·
Listeria
monocytogenes.
·
Streptococcus agalactiae
·
Escherichia
coli
Sedangkan pada orang dewasa,
jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi ini adalah:
·
Streptococcus pneumoniae
·
Neisseria
meningitidis (sangat
mudah menular melalui pernapasan)
·
Staphylococcus
aureus
Selain virus dan bakteri,
infeksi sistem saraf pusat juga disebabkan oleh jamur.
Terapkan pencegahannya
·
Memastikan
keluarga Anda mendapatkan vaksinasi
·
Menghindari
gigitan nyamuk, karena nyamuk dapat menjadi perantara infeksi ini
·
Memberikan
antibiotic seperti ciprofloxacin ataupun cefitriaxon untuk orang
yang teinfeksi meningtis (infeksi sistem saraf pusat yang spesifik menyerang
selaput pembungkus otak)
·
Mengisolasi
penderita meningtis selama 24 jam
Menerapkan prinsip
hidup sehat
Bisa Menyerang Semua Usia, Sudahkah Anda Kenal Gejala Infeksi Sistem Saraf Pusat?
Reviewed by Anonymous
on
June 28, 2019
Rating:
Reviewed by Anonymous
on
June 28, 2019
Rating:

No comments: